Tipe letusan gunung api di indonesia dan diluar negeri


A.    Tipe letusan gunungapi di Indonesia.
Gunung slamet
Tipe letusan gunungapi slamet berkarakteristik strombolian, ciri tipe strombolian adalah lava cair, dapur magma dangkal dan tekanan gas sedang. Karna magmanya lebih encer maka letusan gunung slamet tidak banyak memerlukan tekanan gas yang tinggi. Letusan hanya berupa material pijar bagaikan kembang api dan wilayah berbahaya dalam radius ± 4 kilometer. Gunung ini terakhir meletus pada tahun 2014 namun sampai saat ini masih berstatus aktif. Gunung yang memiliki ketinggian ± 3.428 (11.247 kaki) ini berada pada titik koordinat 7º14'30"LS, 109º12'30"BT.

a. Jenis magma
Gunungapi slamet memiliki jenis magma basaltik encer dimana magma ini mengandung magma dengan kandungan SiO2 nya sekitar 45 – 55%, kandungan Fe dan Mg tinggi serta kandungan K dan N rendah.
      b. Lingkungan terbentuk
Adapun lingkungan terbentuk dari magma yang dihasilkan oleh letusan gunung api slamet ini yakni berada/terbentuk pada mantel bumi dan juga magma tersebut bersifat basa.
      c. Geometri
Gunungapi slamet memiliki geometri berupa kerucut dimana ada tiga kerucut cinder di sayap tenggata-timur laut dan kerucut cinder tunggal pada bagian sayap barat dari gunung tersebut.

B.     Tipe letusan gunungapi di luar negeri.
Gunungapi Colima
Letusan dari Colima seringkali sangat kuat dengan abu vulkanik tebal dan lava mengalir. Tipe vulkanian adalah erupsi magmatis berkomposisi andesit basaltik sampai dasit, umumnya melontarkan bongkahan di sekitar kawah. Material yang dilontarkan tidak hanya berasal dari magma tetapi bercampur dengan batuan samping berupa litik Erupsi-erupsi besar puncak dan meninggalkan kawah yang curam dan dalam yang telah perlahan-lahan diisi ulang dan kemudian tertutup kembali oleh pertumbuhan kubah lava. Gunung ini memiliki ketinggian ± 3.820 m (12.533 kaki) dan berada pada koordinat 19º30'46"N, 103º37'02"W. Terakhir meletus pada tahun 2013 dan masih aktif sampai sekarang.

a. Jenis magma
Adapun jenis magma dari gunungapi colima adalah andesit yakni merupakan magma yang memiliki kandungan SiO2 sebanyak 55-65 % dari berat, memiliki kandungan Fe, Mg, Ca, Na dan K dalam jumlah yang sedang atau menengah.
b. Geometri
Gunungapi colima memiliki geometri berupa kerucut, kerucut yang saat ini aktif berada dalam kaldera besar yang mungkin dibentuk oleh kombinasi tanah longsor dan letusan besar.
c. Lingkungan terbentuk
Lingkungan terbentuk yakni berada pada kerak benua yang verada di atas zona subduksi. Terbentuk setelah melting (pelelehan/pencairan) lempeng samudra akibat subduksi.

Andesit juga dapat terbentuk jauh dari  lingkungan zona subduksi, misalnya pada "ocean rudges" dan " oceanic hotspots" yang dihasilkan dari pelelehan sebagian (partial melting) batuan basaltik.

Komentar