Geothermal di Indonesia dan di luar negeri
PEMANFAATAN PANAS BUMI DI INDONESIA DAN DI LUAR NEGERI
1. Geothermal bedugul ,Bali(Indonesia)
Pemanfaatan panas bumi (geothermal) di Bali terdapat
di daerah gunung bedugul yang berada pada wilayah konservasi hutan lindung di
bali. Sebagai daerah yang memiliki perkembangan dan pertumbuhan sangat cepat,
kebutuhan energi listrik di bali sangat besar dan meningkat setiap
tahun.menurut catatan, total pasukan listrik di bali pada tahun 2017 sekitar
600-700 MW yang hamper sepertiganya didapatkan dari kawasan jawa. Sisanya
berasal dari pembangkit listrik tanaga bahan bakar (gas dan minyak bumi) dan
diesel yang sangat boros biaya. Selain itu, pembangkit ini juga tidak ramah
lingkungan karna mengirimkan emisi karbon ke udara.
Untuk
memenuhi kebutuhan listriknya, Bali sebenarnya memiliki potensi energi bersih
dan hijau dari panas bumi, yakni panas bumi Bedugul. WKP Bedugul menyimpan
sekitar 165-175 MW, sehingga jika di manfaatkan, Bali akan menjadi provinsi
yang mandiri di bidang energi listrik. Pemanfaatan langsung panas bumi yang ada
di Bali yakni berupa pemandian air panas.
Namun
sayang, perusahaan panas bumi bedugul yang di gagas sejak tahun 1974 itu hingga
kini masih terkatung-katung. Padahal pihak pertamina geothermal energi sebagai
pemilik WKP Bedugul sudah melakukan pemboran di kawasan tersebut. Ada beberapa
aspek yang menyebabkan proyek pengembangan potensi geothermal ini terhambat.
Faktor yang menyebabkannya antara lain:
1.
Proyek barada di
kawasan cagar alam watukaru sehingga mengancam keberadaan hutan lindung yang
sudah sangat minim di pulau Bali.
2.
Segi potensi
dampak lingkungan dan sosio-kultural
3.
Segi tinjauan
hukum
4.
Segi agama Hindu
WKP Bedugul memang di
warnai penolakan keras, baik dari pemerintah provinsi maupun dari masyarakat. Di
lain pihak, proyek inipun di warnai sengketa antara PGE dengan mitra usahanya,
Bali Energy Ltd terkait kepemilikan saham yang membuat proyek energy bersih
tersebut masih jalan di tempat.
Lokasi geothermal ini berada pada koordinat 8°17'S 115°10'E. Geothermal ini memiliki sebuah sistem geothermal yaitu berupa sistem panas bumi vulkanik dimana panas bumi yang dihasilkan berasal dari hasil asosiasi dengan gunung api kuarter.
2. Komplek Lardarello, Italia (770 MW)
Komplek panas bumi Lardarello terletak di Italia tengah dekat dengan kota Tuscany. Sampai sekarang terdapat 34 pembangkit yang ada di lokasi ini yang dioperasikan oleh Enel Green Power. Komplek ini merupakan salah satu komplek pembangkit listrik panas bumi tertua di dunia yang telah beroperasi sejak tahun 1913. Lokasi geothermal ini berada pada koordinat 43°14'23"N 10°53'20"E.
Sistem geothermal yang dimiliki yaitu sistem Dominasi Uap Air (Vapor-dominated systems). Keterdapatan sistem ini termasuk langka di dunia. Dapat terbentuk apabila natural recharge sangat kecil karena permeabilitas di luar reservoir rendah. Umumnya pada bagian atas reservoir terbentuk lapisan kondensat yang tebal, di mana bagian atas kondensat bersifat asam. Heat loss lebih kecil dibandingkan hot water system pada ukuran yang sama.
Lokasi geothermal ini berada pada koordinat 8°17'S 115°10'E. Geothermal ini memiliki sebuah sistem geothermal yaitu berupa sistem panas bumi vulkanik dimana panas bumi yang dihasilkan berasal dari hasil asosiasi dengan gunung api kuarter.
Tatanan tektonik kepulauan Nusa Tenggara dan
Bali
Kondisi Geologi Nusa tenggara berada diantara
bagian timur pulau Jawa dan kepulauan Banda tediri dari pulau-pulalu kecil.
Batas Barat: Pulau Jawa Batas Timur: Kepulauan banda Batas Utara: Laut Flores
Batas Selatan: Samudra Hindia.
Berada pada Busur Banda Rangkaian pulau ini
dibentuk oleh pegunungan vulkanik muda. Deretan pegunungan di nusa tenggara
dibangun tepat di zona subduksi indo-australia pada kerak samudra dan dapat di
interpretasikan kedalaman magmanya kira-kira mencapai 165-200 km sesuai dengan
peta tektonik Hamilton (1979).
Secara geologi pulau bali masih muda, batuan
tertua berumur miosen. Secara garis besar batuan di Bali dapat dibedakan
menjadi beberapa satuan yaitu:
-Formasi Ulakan
Formasi ini merupakan formasi
tertua berumur Miosen Atas, terdiri dari stumpuk batuan yang berkisar dari lava
bantal dan breksi basal dengan sisipan gampingan. Nama formasi Ulakan diambil
dari nama kampung Ulakan yang terdapat di tengah sebaran formasi itu.
-Formasi Selatan
Formasi ini menempati
semenanjung Selatan. Batuannya sebagian besar berupa batugamping keras. menurut
Kadar, (1972) dalam K.M Ejasta, (1995) tebalnya berkisar 600 meter, dan
kemiringa menuju keselatan antara 7-10o . kandungan fosil yang terdiri dari
Lepidocyclina emphalus, Cycloclypeus Sp, Operculina Sp, menunjukan berumur
Miosen. Selain di semananjung selatan, formasi ini juga menempati Pulau Nusa
Penida.
-Formasi Batuan
Gunungapi Pulaki
Kelompok batuan ini berumur
pliosin, merupakan klompok batuan beku yang umumnya bersifat basal, terdiri
dari lava dan breksi. Sebenarnya terbatas di dekat Pulaki.
-Formasi Prapatagung
Klompok batuan ini
berumur Pliosin, menempati daerah Prapatagung di ujung barat Pulau Bali. Selai
batugamping dalam formasi ini terdapat pula batu pasir gampingan dan napal.
-Formasi Asah .
Klompok batuan ini brumur
Pliosen menyebar dari baratdaya Seririt ke timur hingga di baratdaya Tejakula. Pada
lapisan bawah umumnya terdiri dari breksi yang beromponen kepingan batuan
bersifat basal, lava, obsidian. Batuan ini umumnya keras karena perekatnya
biasanya gampingan. Dibagian atas tedapat lava yang kerapkali menunjjukan
rongga, kadang-kadang memperlihatkan lempengan dan umunya berbutir halus.
Kerpakali Nampak struktur bantal yang menunjukan suasana pengendapan laut.
-Formasi batuan gunungapi kuarter bawah
Kwarter di Bali di Dominasi
oleh batuan bersal dari kegiatan gunung api. berdasarkan morfologinya dapat
diperkirakan bahwa bagian barat pulau Bali ditempati oleh bentukan tertua
terdiri dari lava, breksi dan tufa.
-Formasi batuan gunungapi kwarter
Kegiaan vulkanis pada
kwarter menghasilkan terbentuknya sejumlah kerucut yang umumnya kini telah
tidak aktif lagi. Gunungapi tersebut menghasikan batuan tufa dan endapan lahar
Buyan-Beratan dan Batur, batuan gunungapi Gunung Batur, batuan gunungapi
Gunung Agung, batuan gunungapi Batukaru, lava dari gunung Pawon dan batuan
gunungapi dari kerucut-kerucut subresen Gunung Pohen, Gunung Sangiang dan
gunung Lesung. Gunungapi-gunungapi tersebut dari keseluruhannya hanya dua yang
kini masih aktif yaitu Gunung Agung dan Gunung Batur di dalam Kaldera Batur.
Manifestasi termal
daerah Bali
Air panas atau uap yang dihasilkan dari
manifestasi mata air panas dan fumarola dapat dimanfaatkan secara langsung,
misalnya :
1.
Pemandian air panas.
Air yang muncul dari
mata air panas memiliki temperatur sekitar 300 C. Air tersebut dapat
langsung dimanfaatkan untuk pemandian, atau dialirkan langsung ke rumah-rumah
penduduk. Hal ini dimungkinkan karena daerah tersebut merupakan daerah yang
berhawa dingin. Di samping itu, dengan adanya kandungan mineral yang ada dalam
air atau uap, dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit kulit, melegakan
otot-otot yang kaku dan bahkan untuk spa kesehatan (balnelogi).
2.
Kolam renang.
Daerah prospek panas
akan lebih baik jika pada daerah tersebut dibangun kolam renang air hangat,
dengan memanfaatkan air yang ada di sekitar mata air. Hal ini dapat
meningkatkan minat wisatawan sekaligus menambah nilai tambah bagi perkembangan
wisata di daerah tersebut.
3.
Pengeringan produk
pertanian.
Banyaknya produk pertanian yang dihasilkan
oleh para petani di sekitar daerah prospek, memungkinkan untuk mengembangkan
potensi energi panas bumi untuk mengolah produk pertanian terutama paska panen,
baik itu berupa pengeringan atau yang lainnya sehingga dapat meningkatkan mutu
dan daya simpan.
4.
Budidaya perikanan.
Keberadaan air panas memungkinkan masyarakat
sekitar untuk mengembangkan perikanan, dengan cara mengalirkan air panas ke
dalam kolam penakaran yang digunakan untuk menjaga kestabilan suhu sehingga
pertumbuhan ikan dapat optimal.
5.
Pemanas ruangan
Banyaknya rumah penduduk dan bangunan hotel
yang ada di sekitar daerah prospek serta suhu udara yang relatif dingin, memungkinkan
fluida panas bumi dapat dimanfaatkan sebagai penghangat ruangan.
Di Bali di perkirakan ada 226 Mwe Provinsi
Bali memiliki potensi energi yang dapat dikembangkan untuk pembangkit tenaga
listrik terdiri dari tenaga air, panas bumi sebesar 226 MW yang tersebar di 5
lokasi, biomass dan tenaga surya. Tenaga air yang berpotensi untuk dikembangkan
adalah PLTA Ayung sebesar 20 MW dan PLTP Bedugul yang diperkirakan mencapai 175
MW.
Potensi tersebut kemudian di terapkan oleh
PT.PLN untuk membangun pembangkit listrik baru yaitu di daerah Bedugul Bali
yang lebih tepatnya di daerah Bukitcatu desa Candikuning kecamatan Baturiti
kabupaten Tabanan Bali,dalam eksploirasi atau penggalian ke dasar bumi yaitu di
bagi menjadi 4 tahap yaitu antara lain tahap 1 adalah 10 MW,kemudian dari tahap
2 sampai tahap 4 yaitu 55 MW dan jumlah total daya yang dibangkitkan yaitu
sekitar 175 sampai 200 MW dengan 4 daerah eksploirasi yang berbeda.
Sumber panas bumi pada Bedugul adalah sumber
air panas dan suhu untuk menghasilkan uap tidak cukup serta banyak mengandung
zat-zat yang berbahaya, suhu reservoirnya sekitar 50-100°C sehingga cocok
apabila digunakan jenis teknologi binary cycle sebagai
pambangkitan energi listrik. Di daerah Bedugul suhu panasnya atau reservoirnya
sekitar 50-100°C dengan tipe air panas adalah bikarbonat. Sehingga tipe
pembangkit yang bisa digunakan adalah tipe Binary Cycle. Pada
sistem binary cycle, air panas bumi digunakan untuk memanaskan apa
yang disebut dengan working fluid pada heat exchanger. Working fluid kemudian
menjadi panas dan menghasilkan uap berupa flash. Uap yang dihasilkan di heat
exchanger tadi lalu dialirkan untuk memutar turbin dan selanjutnya menggerakkan
genera-tor untuk menghasilkan sumber daya listrik. Uap panas yang dihasilkan di
heat exchanger inilah yang disebut sebagai secondary (binary) fluid. Binary
Cycle Power Plants ini sebetulnya merupakan sistem tertutup jadi tidak ada yang
dilepas ke atmosfer.
2. Komplek Lardarello, Italia (770 MW)
Komplek panas bumi Lardarello terletak di Italia tengah dekat dengan kota Tuscany. Sampai sekarang terdapat 34 pembangkit yang ada di lokasi ini yang dioperasikan oleh Enel Green Power. Komplek ini merupakan salah satu komplek pembangkit listrik panas bumi tertua di dunia yang telah beroperasi sejak tahun 1913. Lokasi geothermal ini berada pada koordinat 43°14'23"N 10°53'20"E.
Sistem geothermal yang dimiliki yaitu sistem Dominasi Uap Air (Vapor-dominated systems). Keterdapatan sistem ini termasuk langka di dunia. Dapat terbentuk apabila natural recharge sangat kecil karena permeabilitas di luar reservoir rendah. Umumnya pada bagian atas reservoir terbentuk lapisan kondensat yang tebal, di mana bagian atas kondensat bersifat asam. Heat loss lebih kecil dibandingkan hot water system pada ukuran yang sama.

Komentar
Posting Komentar